Tempat Jual Bibit Porang

Tempat Jual Bibit Porang

Kepopuleran tanaman Porang yang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, salah satunya menurunkan kadar kolesterol di dalam darah hingga menurunkan berat. Membuat Porang semakin banyak dicari untuk dijadikan sebagai peluang bisnis. Pantas saja semakin banyak tempat jual bibit Porang di Jawa Barat.

Berikut ini kami telah merangkum tempat jual benih Porang terbesar dan terlengkap  di Jawa Barat yang sudah terkenal dengan budidaya Porangnya hingga bisa di eskpor ke luar negeri.

Konjac Farm: Tempat Jual Bibit Porang Terbesar di Jawa Barat

Konjac Farm merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan dan budidaya tanaman Porang yang ada di daerah Bogor-Jawa Barat. Perusahaan ini bisa dikatakan sebagai tempat jual benih Porang kualitas terbaik untuk kebutuhan budidaya.

Budidaya Porang yang dilakukan di Konjac Farm sendiri mencakup penanaman Porang, pembibitan hingga pengolahan Porang yang  dijadikan sebagai bahan dasar dalam berbagai industri baik makanan, obat – obatan dan lain sebagainya. 

Konjac Farm sendiri didirikan sejak tahun 2019 yang diprakarsai oleh 4 serangkai yakni Ahmad Zen (CEO), Syamsuddin (Founder), Slamet Budiarto (Konsultan Perkebunan), dan E Dedi Karyati (Pengawas Perkebunan).

Pendirian tempat budidaya Porang sekaligus tempat jual beli bibit Porang ini. Ternyata membuka peluang besar dalam meningkatkan perekonomian . Tidak hanya untuk yang mendirikan perusahaan saja. Akan tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan lapangan pekerjaan sebagai buruh di perkebunan.

Alhasil, Konjac Farm didirikan sebagai perusahaan Agribisnis pertama yang membudidayakan tanaman Porang di Bogor-Jawa Barat.

Perusahaan ini sudah memiliki ratusan hektar perkebunan Porang yang terletak di daerah lereng kaki gunung Salak. Tepatnya di Kp. Kawung Luwuk, RT/RT: 03/07, Desa Cijeruk, Kec. Cijeruk, Kab. Bogor.

Konjac Farm sudah memiliki gudang khusus sebagai tempat penyimpanan bibit Porang untuk budidaya sekaligus tempat jual benih Porang kualitas terbaik nomor satu di Jawa Barat. Anda bisa mengunjungi gudang penyimpanan Porangnya secara langsung yang berada di Jl. Raya Asmara Divif 1 Kostrad No. 13 Aa, Pabaruan, Bogor, Jawa Barat 16414 (samping Bukit Tas Indah).

Konjac Farm sudah memiliki pasar tetap untuk menjual Porang hasil panennya atau pun bibit Porang kepada para petani yang ingin membuka peluang usaha Agribisnis budidaya tanaman Porang.

Belajar Budidaya Porang di Konjac Farm, Tempat Jual Bibit Porang Terbaik

Proses budidaya Porang nyatanya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Faktanya, tanaman yang satu ini bisa tumbuh di semua wilayah di Indonesia baik di dataran tinggi, rendah hingga sedang sekalipun dengan hasil memuaskan, jika perawatan dan budidayanya baik dan benar.

Bisnis tanaman Porang ini lumayan sangat menjanjikan sampai-sampai. Ada beberapa pengusaha hingga pejabat pemerintahan yang mulai menginvestasikan dananya untuk mencoba peruntungan budidaya Porang.

Investasi budidaya Porang ini tidak cukup di perluasan lahan penanaman bibit Porang bagi para investor. Akan tetapi, ada beberapa investor yang mendirikan pabrik tepung Porang untuk dijual ke berbagai industri.

Melambungnya permintaan bibit Porang dari berbagai industri. Membuat sebagai para petani melakukan kultur jaringan untuk bisa panen bibit Porang dalam jumlah besar.

Melalui eksperimen kultur jaringan dari daun Porang, katak Porang dan Umbi Porang. Hasilnya cukup signifikan dalam memperbanyak tanaman Porang. Selain itu, kultur jaringan ini mampu memberikan dampak positif juga untuk pertumbuhan Porangnya mulai dari ukuran Porang dan Ukuran kata Porang yang besar-besar ketika dipanen. 

Anda bisa belajar proses budidaya tanaman Porang dari Konjac Farm dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Tahapan Budidaya Porang di Konjac Farm

Langkah pertama, yang bisa Anda lakukan untuk budidaya tanaman Porang, yakni menganalisa dan membuat perencanaan matang terkait budidaya bibit Porang. Anda bisa bisa memulai dengan mengecek ketersedian lahan untuk penanaman bibit Porang.

Lalu, dilanjutkan dengan mengecek kesuburan tanah yang akan ditanami bibit Porang, mengecek kontur tanah hingga pH tanahnya untuk mengetahui apakah lahan ini cocok untuk ditanami bibit Porang yang akan dibudidayakan. Agar bisa menghasilkan panen buah Porang yang menggiurkan dengan kualitas terbaik.

Anda juga perlu melakukan perawatan lahan untuk budidaya tanaman Porang secara berkala. Mulai dari pemupukan, penyiraman dan pengusiran hama.

Langkah kedua, mulai ke persiapan  budidaya Porang. Jika Anda sudah mengetahui besaran jumlah lahan yang akan ditanami bibit Porang. Anda perlu menganalisa berapa banyak pekerja yang Anda butuhkan untuk bisa menanam bibit Porang di lahan tersebut.

Anda juga perlu membentuk team pekerja untuk bisa mengakomodir dan mengelola perkebunan Porang agar bisa terawat dengan baik. Anda perlu mencari pekerja dengan level berikut untuk bisa merawat lahan pertanian Porang Anda, diantaranya: Mandor, Konsultan, pekerja dan pengawas).

Lalu, perhitungkan biaya yang harus Anda keluarkan untuk perawatan lahan pertanian hingga menggaji para pekerja di lapangan.  Untuk biaya perawatan seperti pupuk, kapur / sulfur, insektisida sebaiknya dipisahkan dengan biaya untuk peralatan yang dibutuhkan untuk perawatan lahan pertanian bibit porang. Misalnya traktor, sprayer, mesin rumput, cangkul, golok dll.

Selanjutnya yang perlu Anda perhatikan juga dalam budidaya Porang di langkah persiapan ini adalah tempat penyimpanan bibit dan hasil panen. Tempat penyimpanan ini menjadi hal yang paling krusial yang harus dimiliki agar bibit Porang terjaga kualitasnya. Apalagi budidaya Porang Anda dijadikan sebagai tempat jual bibit Porang juga nantinya.

Langkah ketiga, yakni proses pengolahan lahan. Segala bentuk kegiatan seperti membersihkan lahan, membuat saluran air, pemupukan, pemberian pestisida atau sulfur, pengecekan pH tanah dan lain sebagainya untuk mempersiapkan lahan pertanian agar lebih baik dalam penanaman bibit Porangnya dilakukan di proses pengolahan lahan ini.

Dalam pengolahan lahan ini Anda membutuhkan persiapan seperti:

  1. Penamburan lahan dengan kapur, jika pH tanah rendah. Jika pH tanah tinggi Anda perlu melakukan penaburan sulfur.
  2. Lahan yang sudah ditaburi sulfur atau kapur didiamkan beberapa hari. Untuk mendapatkan tanah terbaik sebaiknya  diamkan selama 21 hari sebelum waktu tanam.
  3. Pupuk lahan menggunakan pupuk organik (pupuk kandang) dan diamkan selama 7 hari.

Lahan pertanian pun sudah siap ditanam, jika penaburan langkang di atas sudah selesai.

Langkah keempat, penanaman. Penanaman bibit Porang yang bisa Anda lakukan mulai dari pemberian jarak tanam, lubang untuk bibit Porang dengan kedalaman minimal 20 cm. Kemudian masukan bibit Porang dan tutup dengan tanah sampai tidak terlihat bibitnya.

Penanaman bibit Porang dari Spora, lebih disarankan menggunakan polybag 15×15 untuk wadah bibit Porangnya. Sementara untuk bibit Porang umbi tanam di polybag dengan besar 30×30.  Akan tetapi, metode setiap penanaman bibit Porang berbeda beda antar petani. Jadi Anda tidak bisa sepenuhnya juga meniru itu.

Langkah kelima, Perawatan. Untuk perawatan lahan yang dilakukan pertama kali adalah memastikan lahan Porang agar lebih bersih. Perhatikan daun dan batang dari hama atau pengganggu minimal seminggu sekali. Dalam proses ini Anda juga perlu memperhatikan pertumbuhan batang, warna daun, perubahan warna dan bentuk buah Porang saat di panen.

Jangan lupa untuk melakukan pemupukan pada lahan Porang minimal dilakukan 2 minggu sekali untuk di masa penanaman 2 bulan pertama.

Langkah keenam, panan bibit Porang. Panen pada Porang ada dua jenis yakni katak dan umbi. Jika panen pada Katak Porang dilakukan setiap musim setelah pohon Porang tumpur atau mati dan katak Porang akan terjatuh ke tanah. Sementara untuk panen umbi Porang bisa dilakukan kapan saja minimal 2 bulan setelah penanam Porang.

Setelah panen Porang, Anda bisa melakukan  bisa mulai menyimpan Porang untuk pembibitan Porang yang akan dijual. Masa simpan yang baik untuk katak Porang setelah panen yakni 2 bulan untuk membuat mutu Porangnya baik. Atau paling cepat dalam waktu sebulan setelah penen batas penyimpanannya. Begitu pun juga dengan masa simpan umbi  Porang paling cepat 1 bulan setelah panen. Sementara untuk mendapatkan kualitas terbaik minimal penyimpanan 2 bulan.

Proses budidaya Porang untuk setiap lahan pertanian akan berbeda-beda. Sehingga perawatannya pun akan sedikit berbeda. Anda bisa menyesuaikan perawatan lahan Porannya sesuai dengan kondisi lahan  dan udara yang Anda miliki. Jika Anda membutuhkan tempat jual bibit Porang terpercaya. Anda bisa mengunjungi Konjac farm untuk mendapatkan kualitas bibit Porang terbaik. Anda pun bisa bebas memilih bibitnya baik katak atau umbi Porang sesuai kebutuhan.